Home » » Rincian Biaya Modal Usaha Toko Obat Sampai Buka

Rincian Biaya Modal Usaha Toko Obat Sampai Buka

Posted by Contoh Usaha Kecil Kecilan Dirumah on Sunday, July 30, 2017

Usaha Toko Obat - Tak selamanya kita sehat, suatu saat nanti pasti kita akan sakit, walau katakan hanya sebatas penyakit ringan atau musiman seperti flu dan batuk. Setiap hari bahkan setiap jam pasti ada yang merasakan sakit dan untuk menyembuhkannya membutuhkan obat sesegera mungkin. Tapi, kadang untuk mendapatkan sebuah obat kita terkendala dengan rumah sakit yang jauh, mahal dan ngantri segala macam. Langkah terbaik untuk mendapatkannya adalah dengan membeli obat di toko obat bebas yang bisa tanpa resep dokter atau apotek terdekat.

Bisa dikatakan obat adalah kebutuhan primer orang sakit, hampir setara dengan kebutuhan pokok manusia, sembako, karena orang sakit pasti membutuhkan obat, bahkan walau harganya mahal tetap dibelinya asalkan sembuh. Dari situlah banyak yang bilang, pencegahan lebih baik dari pengobatan, karena sakit itu mahal.

Maka dari itu, peluang bisnis menjual obat obatan sangat menguntungkan kawan, tapi bukan berarti mencari keuntungan diatas penderitaan orang lain, melainkan membantu menyelamatkan nyawa dari penyakit dengan obat obat yang kita jual. Salah satu menikmati bisnis ini, adalah dengan membuka usaha toko obat dirumah atau apotek, reseller, atau kalau tidak mau ribet bisa franchise toko obat. Hanya saja pada kenyataannya, banyak yang mendirikan toko obat bebas tanpa resep dokter, karena mendirikan apotek memerlukan perizinan dan modal yang besar dan harus berlatar belakang pendidikan farmasi atau kesehatan masyarakat.

Usaha toko obat bebas tentunya lebih fleksibel dan bisa dijadikan usaha oleh orang-orang yang kurang paham tentang kesehatan. Toko obat hanya menjual aneka obat-obatan ringan yang dipasarkan secara bebas dan tidak dapat menerima resep dari dokter. Berbeda dengan apotek yang menjual obat obatan yang membutuhkan resep dokter sehingga minimal memiliki latar belakang pendidikan farmasi atau apoteker.

Kalau toko obat biasa, anda hanya butuh pengetahuan kesehatan dan selalu mencari informasi tentang kesehatan. Toko obat yang sifat bebas ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang sakit, baik sakit ringan maupun sakit berat karena tidak terlalu ribet,khususnya untuk penyakit ringan dan sedang sering terjadi masyarakat.

Persiapan Mendirikan TOKO obat 

Dalam mendirikan toko obat ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan selain pengetahuan tentang obat-obatan atau farmasi, yakni persiapan tempat dan modal usaha, pengurusan izin untuk membuka toko obat serta distributor obat resmi.

Memilih Lokasi strategis

Awal dalam memulai usaha adalah memiliki lokasi startegis didaerah anda yang memungkinkan mendukung untuk mendirikan kios obat. Lokasi startegis yang dimaksud adalah mudah diakses dari konsumen, artinya dekat dengan pemukiman penduduk dan di pinggir jalan raya agar mudah dicari atau dikenal.

Mengurus perizinan toko obat

Menggurus izin toko obat tak serumit mengurus izin apotek, karena toko obat hanya mengurus izin ke dinas kesehatan setempat dengan persyaratan dibawah ini, tanpa harus memiliki apoteker :
  1. Surat Permohonan di atas Materai Rp 6.000, Silakan Surat permohonan izin toko obat download disini
  2. Surat pernyataan tidak menjual obat keras (daftar G) dan narkoba;
  3. Fotokopi KTP;
  4. Ijazah Asisten Apoteker;
  5. Surat pernyataan asisten apoteker dengan pemilik sarana;
  6. Surat Izin Kerja Asisten Apoteker;
  7. Denah lokasi;
  8. Pasfoto ukuran 3 x 4 cm sebanyak 2 lembar.
Mencari distributor obat resmi

Setelah izin terpenuhi, tinggal anda mencari distributor obat generik yang lengkap yang terpercaya, bukan penjual obatan terlarang atau palsu. Anda bisa mencari daftar distributor obat disini

Promosi dan strategi Pemasaran

Ini adalah langkah agar toko obat anda larus, anda harus sering sering promosi dan memiliki strategi pemasaran agar toko obat anda laris. Secara umum toko obat akan melakukan promosi seperti dibawah ini :
  1. Menyebarkan brosur usaha di tempat-tempat strategis.
  2. Menyediakan papan nama yang besar dan mudah terlihat oleh orang yang melintas.
  3. Menyediakan kartu nama agar mudah dihubungi jika terjadi masalah dengan obat.
  4. Menyediakan waktu untuk layanan kosultasi kesehatan gratis yang sederhana.
Rincian Modal usaha dan Estimasi keuntungannya

Modal tetap
  • Etalase kaca 2 unit Rp. 3.000.000,00
  • Lemari kaca besar Rp. 2.000.000,00
  • Renovasi tempat usaha Rp. 2.500.000,00
  • Meja dan kursi Rp. 500.000,00
  • Promosi Rp. 200.000,00
  • Stok obat-obatan awal Rp. 1.500.000,00
TOTAL Rp 9.700.000,00

Biaya Oprasional Bulanan Toko Obat
  • Listrik, telpon, dll Rp. 200.000,00
  • Harga pokok obat Rp. 1.500.000,00
  • Transportasi Rp. 150.000,00
  • Biaya perlengkapan Rp. 300.000,00
TOTAL Rp. 2.150.000,00
Total keseluruhan :: Rp 11.850.000

*Modal belum termasuk sewa kios dan tenaga apoteker

a. Pendapatan = Asumsi onset perhari Rp. 150.000,00
= Rp. 200.000,00 x 30Hari
= Rp. 6.000.000,00
b. Keuntungan = Pendapatn – biaya oprasional bulanan
= Rp. 6.000.000,00 – Rp. 2.150.000,00
= Rp. 3.850.000,00

Modal dan keuntungan usaha toko obat yang saya paparkan hanya sebatas perkiraan dan contoh saja, karena penjualan sangat tergantung dari pengelolaan serta konsumen. Begitulah kiranya, semoga bermanfaat.

Thanks for reading & sharing Contoh Usaha Kecil Kecilan Dirumah

Previous
« Prev Post

Artikel Terbaru

Recent Posts Widget