Home » , » Tips Usaha Jualan Risole Isi Aneka Rasa

Tips Usaha Jualan Risole Isi Aneka Rasa

Posted by Contoh Usaha Kecil Kecilan Dirumah on Tuesday, September 12, 2017

Tips Usaha Jualan Risole - Sebagai penikmat kuliner nusantara pastinya lidah anda sudah akrab dong dengan Risol, atau lengkapnya risoles. Kuliner yang termasuk dalam jenis kudapan ini terbuat dari dua komponen utama yaitu kulit dan isi. Kulit yang merupakan adonan dadar, sedangkan untuk isian umumnya dibuat dari tumisan daging cincang dan sayuran. Namun persaingan antar usaha risol skala rumahan membuat para penjual terpaksa harus menciptakan variasi isian risol yang lebih enak dan menarik. Sehingga berbagai aneka jenis isian risol, mulai dari tumisan aneka sayuran, smoked beef mayonaiese, salad buah sudah banyak tercipta. Aneka isian ini tergantung kreatitivitas seseorang untuk mengembangkan menjadi hidangan yang lebih menarik agar risol yang dijual laris.

Tips Usaha Jualan Risole Isi Aneka Rasa

Usaha risoles sangat mengandalkan isi dalam balutan kulit tepung, sebab isian yang mewahlah yang konsumen cari. Berbeda dengan kulit yang umumnya sama semua. Maksud isian yang mewah adalah berisi makanan seperti daging asap, sosis dan bakso, Bahan bahan yang dibuat dari bahan bermutu menjadikan risol rasanya lebih lezat. Umumnya risol berbahan mewah yang sedang popular untuk memenuhi kebutuhan kelas menengah atas yang membutuhkan makanan enak. Berbeda dengan Risol di pasaran selama ini adalah jenis risol isi aneka sayuran atau bihun dengan harga ekonomis untuk jajanan anak dan kelas bawah.

Dari uraian diatas setidaknya kita bisa menemukan tips tips dalam usaha jualan risole atau usaha membuat risole skala rumahan berikut ini.

Menentukan Segmen Pasar

 tips pertama dalam usaha risoles adalah menentukan segmen pasar. Apakah mau kelas menengah keatas atau kelas bawah sebagai jajanan anak. Dengan menargetkan salah satu atau kedua duannya kita bisa menentukan resep dan modal yang dibutuhkan dalam usaha ini. Resep mengacu pada penggunaan bahan isian apakah menggunakan bahan mewah seperti daging atau bahan murah seperti sayuran. Bahan bahan yang digunakan tersebut bisa mempengaruhi biaya produksi, tentu beda bahan mewah dengan bahan murah sebagai isian.

Resep cara membuat risoles

Pada umumnya membuat risoles mudah, tidak terlalu rumit untuk kelas pemula sekalipun. Namun disini saya memberikan contoh resep risole mayonese. Resep ini saya ambil dari situs cookpad, salah satu protal resep besar di Indonesia. Resep riosle ini cocok untu dijual karena nilai ekonomisnya. berikut:

Bahan bahan yang dibutuhkan :
  • 150 gr tepung segitiga
  • 300 ml susu cair
  • 1 butir telur
  • sedikit garam
  • Bahan isi
  • 1/4 buah kubis
  • 1 buah bawang bombai
  • sesuai selera sosis ayam
  • 1 ekor ikan tuna
  • 1 batang daun bawang
  • secukupnya mayones
  • secukupnya garam
  • secukupnya merica
  • Bahan balutan
  • 1 butir telur
  • secukupnya tepung roti
Langkah Pembuatan :
  1. Campur bahan kulit aduk dgn wiks sampai tidak bergerindil
  2. Cetak kulit risol di teflon
  3. Masak isian potong kecil-kecil semua bahan. Tumis bawang bombai sampai harum kemudian masukkan semua bahan smapai layu
  4. Taruh isian di mangkuk. Kemudian tambahkan mayones sesuai selera
  5. Kemudian isikan isian di kulit lumpia lipat seperti amplop
  6. Celupkan pada kocokan telur
  7. Balurkan ke tepung roti
  8. Goreng di minyak panas dengan api kecil. Sampai matang
Membuat sistem Kemitraan

Tidak selamanya kita terus membuat risole dan menjualnya sendiri. Hal tersebut sangat melelahkan. Oleh karena itu untuk mempercepat produksi dan pemasarann risole perluny dibentuk sistem kemitraan bisa itu reseller atau agen. Jadi selain anda menjual sendiri, anda juga membuatkan untuk pelanggan/reseller anda,sehingga produksi anda meningkat tanpa perlu tenaga untuk memasarkannya.

Mengenal Target Pasar Risoles

Jauh jauh hari anda sudah membidik target konsumen yang ada. Setelah pad poin pertama memilih segmen pasar. Kita perlu mengetahui target yang ada dalam segmen tersebut. Selain konsumen umum, anda harus memiliki taregt risole agar usaha anda ada kontinyuitasnya. Misal menargetkan ke kantin sekolah dna kantor, restoran, hotel, catering makanan dan snack serta berbagai penjual jajanan anak di pasar tradisional.

Memasarkan dalam keadaan beku, Frozen food

Semua jenis makanan siap saji adalah makanan tidak awet, mudah rusak, hanya tahan 1 atau dua hari saja sehingga kalau tidak laku bakalan rugi. Untuk mengantisipasi kerugian usaha risoles, sebaiknya mengemas risoles dalam keadaan beku atau lebih dikenal frozen food. Dengan makanan dibekukan aktivitas bakteri pembusuk makanan terhambat sehingga makanan lebih awet selama beberapa minggu. Namun mengemas dalam keadaan beku bukanlah makanan matang, melain mentah atau setengah matang. Agar ketika dikonsumsi oleh konsumen digoreng kembali dan enak dimakan.

Mungkin bisa anda tambahkan atau kembangkan sendiri tips usaha jualan risoles, terutama dalam hal resep isian, karena dengan ujicobalah anda bisa menciptakan resep risole lezat. Sebab kunci makanan laris adalah enak, kalau enak lidah gak mungkin munafik. hahaha. Sekian, semoga bermanfaat.

Thanks for reading & sharing Contoh Usaha Kecil Kecilan Dirumah

Previous
« Prev Post

Artikel Terbaru

Recent Posts Widget