Home » , , » Rincian Biaya Modal Usaha Toko Bangunan dan Tips Memulainya

Rincian Biaya Modal Usaha Toko Bangunan dan Tips Memulainya

Posted by Contoh Usaha Kecil Kecilan Dirumah on Monday, October 30, 2017

Bicara soal  usaha toko bangunan ditengah pertumbuhan ekonomi yang tinggi adalah sebuah kewajaran. Mengingat potensi peluang usaha yang menguntungkan dari jualan alat dan material bangunan yang begitu besar. Potensi tersebut bisa dilihat dari pesatnya pembangunan  di Indonesia yang sedang gencar membangun infrastruktur. Tidak sedikit orang memang  yang ingin tertarik bisnis ini, baik skala usaha kecil kecilan di desa hingga yang memiliki modal besar. Herannya beberapa perusahaan penyedia bahan juga ikut andil dalam membuka progam waralaba atau franchise toko bahan bangunan bagi masyarakat.

Rincian Biaya Modal Usaha Toko Bangunan
Rincian Biaya Modal Usaha Toko Bangunan

Pertumbuhan ekonomi yang terus melajut dengan ditandai adanya pembangunan terus meningkat menjadi alasannya dasarnya. Pembangunan gedung gedung tinggi, perumahan, apartemen pusat perbelanjaan sampai infrastruktur umum sampai didesa terus bertambah. Pembangunan yang tinggi  juga membutuhkan alat dan bahan material bangunan yang tersedia secara terus menerus agar proses pembangunannya tidak mangkrak, seperti candi hambalang. Bahan bangunan mungkin yang dari alam langsung  mungkin akan sulit untuk mendapatkannya seperti pasir, batu, kayu. Ada juga bahan bangunan yang diproduksi pabrik seperti batako, batu bata, keramik genting, besi dll. Untuk mendapatkan semua itu tidaklah gampang.

Bagi yang ingin memulai usaha toko bangunan setidaknya paham hal hal penting dalam setiap tahapannya, mulai dari rincian biaya modal usaha, suplier bahan bangunan sampai pada pemasaran agar laris terjual. Kalian bisa baca dalam artikel ini sampai selesai, berikut ulasannya.

Keuntungan usaha toko Bangunan dibanding usaha lainnya


Apa saja keuntunga usaha toko bangunan? Anda setidak sudah paham mengapa mempertimbangkan memilih suatu jenis bangunan. Ada kuntungan dan kerugiannya. dan itu sudah pasti. Beberapa keuntungan usaha toko bangunan yang tidak didapat dengan usaha lainnya, seperti :
  • Barang-barang memiliki harga tinggi  dan harganya cenderung naik. Bahan material yang sebagian besar dari alam yang kesediannya semakin menipis. Artinya semakin langka bahan bangunan akan semakin mahal, karena sulit mendapatkannya.
  • Awet. Jika mungkin  tidak terjual hari ini, barang tidak akan membusuk atau menyusut. Bila barang dagangan lain, seperti pakaian dan makanan mungkin akan mengalami penyusutan Berbeda dengan alat dan bahan material seperti batu, pasir atau besi yang tidak mungkin habis masa pakai.

Buka Franchise usaha toko bangunan

Proses memulai toko bangunan ada ada cua cara yakni. Pertama,cara franchise usaha dan kedua buka usaha sendiri. Keduanya memiliki untung rugi yang bisa kalian pertimbangkan.  Keuntungan franchise  toko bangunan adalah manajemen usaha sudah terbentuk, penyediaan bahan material sudah ada dan sudah ada reputasi brand usaha yang memiliki pengaruh terhadap tingkat penjualan. Hal yang patut dipertimbangkan memilih hal ini adalah pengadaan bahan sudah dari penyedia franchise. Jadi anda tidak repot mencari suplier alat dan bahan bangunan.

Reputasi brand franchise akan memperngaruhi penjualan barang bangunan karena sudah dikenal masyarakat. Kalian tidak ribet promosi kesana kemari menghabiskan banyak biaya. Salah satu penyedia franchise usaha toko bangunan adalah PT HOLCIM. PT Holcim Indonesia Tbk (Holcim) menawarkan kemitraan waralaba (franchise) gerai toko bahan bangunan. usaha franchise ini membutuhkan biaya mulai dari Rp 50 juta (khusus untuk mereka yang sudah punya toko bangunan jadi hanya membeli franchise saja), sampai Rp 700 juta mencakup keseluruhan. Lebih lengkapnya bisa kalian baca mengenai syarat dan ketentuan franchise gerai toko bangunan HOLCIM.

 Tips buka usaha toko bangunan sendiri dengan modal kecil


Tidak seperti franchise yang tinggal memulai penjualan. Buka usaha toko bangunan sendiri harus melakukan tahap tahap pembukaan semua sendiri dari mulai izin usaha sampai penyediaan bahan bangunan. Artinya kita sebagai pemiliki toko harus memiliki banyak pihak dalam menjalankan usahanya. Salah satunya suplier bahan bangunan. Tidak semua suplier menyediakan lengkap. Belum lagi belum punya brand atau reputasi toko yang bagus. Nah untuk mewujudkannya kalian perlu langkah langkah berikut ini:

Beberapa tips memulai usaha toko bangunan  sendiri

Lokasi usaha yang strategis

Memilih lokasi yang strategis  adalah kewajiban bagi anda yang ingin usaha dengan omzet penjualan tinggi. Lokasi yang strategis mempengaruhi tingkat penjualan.  Contoh lokasi strategis adalah pinggir  jalan yang banyak dilihat banyak orang. Pertimbangan lain adalah lahan cukup luas untuk proses distribusi, seperti bongkar muat. Kendala memilih lokasi startegis adalah mahal dan sulit. Apalagi jika daerah perkotaan. Solusinya adalah memilih lokasi usaha toko bangunan di desa berkembang. Selain masih ada lahan. Desa yang berkembang bisa menjadi pasar yang bagus bagi toko bangunan.

Penyediaan bahan bangunan yang lengkap

Memperoleh barang dagangan kadang menjadi hal yang sulit. Awal awal mendirikan usaha harus banyak tahu distributor alat dan bahan material untuk menyuplai toko bangunan. Usahakan mencari penyedia alat dan bahan bangunan yang lengkap. Sehingga bisa menjadi pusat toko bangunan disektar wilayah anda. Jadi kalau bangun toko kalau lengkap lengkap sekalian kalau khusus khusus sekalian. Misal toko keramik, toko cat. Tap kalau lengkap bisa menyediakan berbagai bahan bangunan.

Utamakan pelayanan terbaik

Layanan jadi petimbangan dalam membeli produk apapun. Sekalipun toko itu dekat dan lengkap. Kalau pelayananya buruk pasti konsumen berpaling. Hal ini bisa menjadi PR buat kalian dalam menjalani usaha toko bangunan. Mungkin kalau franchise sudah ada prosedur pelayanan yang diterapkan. Namun  bagi yang memulai usaha sendiri harus memikirkannya.Mungkin anda bisa menir beberapa layanan ini :
  1. Toko bangunan melayani cashbon. Pembeli bisa mengambil barang lebih dulu kemudian baru bayar setelah proyek pembangunan berakhir
  2. Free ongkir untuk wilayah sekitar. Pengantaran barang pembelian sampai ke tujuan bisa menjadi ajang menarik pembeli. 

Teknik Perluasan Pemasaran Usaha

Kalau buka usaha sendiir memang harus melakukan promosi besar besaran, tetapi itu bukanlah jalan, Kadang malah membuat budget yang terlalu mahal. Anda bisa melakukan beberapa cara dibawah ini agar omzet penjualan bisa menigkat dan kontinyu :
  • menjadi supiiler proyrek pembangunan
    Usaha toko bangunan yang sukses tentu ditandai dengan perputaran modal yang cepat . Perputaran modal cmembutuhkan tingkat penjualan yang tinggi. Cara mewujudkankan agar toko bangunan cepat berkembang adalah menjadi suplier proyek. Dengan jadi suplier proyek, ubarang dagangan and akan terus dipakai sampai pembanguan selesai.
  • Mendirikan usaha toko bangunan online
    Sudah jamananya memakai teknologi internet dengan mendirikan toko online. Fungsi toko online adalah memperluas pasar. Jika toko bangunan fisik terbatas tempat, namun toko onlin tidak terbatas. Pembeli dari mana saja bisa membeli bahan material di toko kalian.

Rincian Modal Usaha Toko Bangunan


               Modal awal
               Mobil pick up                                   Rp  70.000.000,00
               Bahan baku
               ( pasir, semen, batu bata, besi, cat ) Rp 100.000,000,00+
               Total                                                 Rp 170.000.000,00
               Biaya penyusutan mobil selama penggunaan 5 tahun
                = 1/ 60 bulan x Rp 70.000.000,00 = Rp 1.166.600,00

               Biaya operasioal per bulan
               Sewa tempat per bulan
               ( Rp   15.000.000,00/th : 12 bulan )     Rp   1.250.000,00
               Belanja bahan baku per bulan              Rp 50.000.000,00
               Gaji karyawan ( 2 x Rp 800.000,00 )   Rp   1.600.000,00
               Transportasi                                          Rp      600.000,00
               Listrik                                                   Rp      100.000,00
               Penyusutan mobil                                 Rp    1.166.600,00+
               Total                                                     Rp 54.716.600,00

               Omset per bulan
               Perhitungan omset per hari kurang lebih Rp 2.000.000,00,
               dengan pendapatan sebagai berikut :
               - Pendapatan pasir (6 x @ Rp 150.000,00 /m3)  = Rp   900.000,00
               - Semen ( 8 x @ Rp 53.000,00 / sak )                 = Rp   424.000,00
               - Batu bata ( 1.000 x Rp 300,00 /buah                = Rp    300.000,00
               - Cat tembok ( 5 x @ Rp 75.000/ 5kg )              = Rp    375.000,00+
               Total                                                                    = Rp 1.999.000,00
               Jadi omset per bulan
               ( Rp 1.999.000,00 x 30 hari )                              = Rp 59.970.000,00

               Laba per bulan
               ( Rp 59.970.000,00 - Rp 54.716.600,00 )           = Rp   5.253.400,00

Tida ada usaha cepat berghasil. Semua butuh waktu dan perjuangan keras. Apalagi jika semua tahap pendirikan dilakukan sendiri (Bukan franchise). Ada masa saatnya usaha toko bangunan yang kita dirikan memiliki tingkat penjualan yang tinggi. Jadi tetap istiqomah menjalani usaha. Ingatlah selalu pada peribahasa ini, berakit rakit kehulu, berenang renang kemudian, bersakit sakit dahulu, baru bahagia kemudian.

Thanks for reading & sharing Contoh Usaha Kecil Kecilan Dirumah

Previous
« Prev Post

Artikel Terbaru

Recent Posts Widget