Home » » Tabel Angsuran Pinjaman BNI Syariah 2019

Tabel Angsuran Pinjaman BNI Syariah 2019

Posted by Contoh Usaha Kecil Kecilan Dirumah on Friday, January 4, 2019

Modal menjadi salah satu syarat penting ketika kita memutuskan untuk memulai usaha. Dan Bank menjadi salah satu alternatif solusi yang bisa digunakan masyarakat jika ingin memulai usaha. Bank syariah saat ini juga sudah banyak berdiri mewarnai lembaga keuangan di Indonesia dengan sistem tanpa bunga (riba), salah satu bank syariah yang bisa menjadi solusi untuk usaha kita adalah BNI syariah. Maka cara meminjam modal di BNI syariah menjadi hal penting untuk kita ketahui. Tapi apah sudah tahu produk, jenis sampai tabel pinjaman bni syariah terbaru? Oke. simak kalau belum ngerti.

BNI syariah adalah lembaga keuangan yang menganut sistem syariah dimana sistem ini sesuai dengan ajaran Islam tidak ada unsur bunga/riba yang diharamkan. BNI syariah juga memberikan produk pinjaman yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah yang beragam. Beberapa produk pinjaman BNI syariah yang cocok untuk modal usaha, seperti Wirausaha iB Hasanah, Usaha Kecil iB Hasanah, Pembiayaan Rahn Mikro, Mikro 3 IB Hasanah, dan Mikro 2 IB Hasanah.

Jenis Layanan Pinjaman BNI Syariah di atas adalah:


1. Wirausaha iB Syariah

Wirausaha iB Hasanah adalah pembiayaan produktif dimana modal dari bank ini hanya boleh digunakan untuk tujuan produktif seperti investasi, modal kerja, pembelian mesin-mesin usaha, dan pastinya usaha yang tidak melanggar undang-undang di Indonesia. Jangka waktu pinjaman hingga 7 Tahun, pembiayaan minimal 50 juta dan maksimal 1 miliyar. Proses pembiayaan ini relatif cepat dan tidak ribet, dan akad yang digunakan adalah Murabahah, Musyarakah, dan Mudharabah.

2. Usaha Kecil iB Hasanah

Seperti namanya produk ini adalah fasilitas pembiayaan untuk tujuan investasi dan modal usaha bagi pelaku usaha kecil. Untuk pembelian barang baik untuk investasi atau modal kerja akad yang digunakan adalah murabahah, dan untuk modal kerja atas suatu proyek/usaha tertentu adalah dengan akad mudharabah/musyarakah baik secara angsuran maupun lumpsum diakhir. Maksimal pembiayaan yang diberikan sebesar 10 milyar dengan tanggang waktu cicilan hingga 7 tahun.

3. Rahn Mikro

Pembiayaan ini sejenis pegadaian yang ditawarkan BNI syariah untuk tujuan modal usaha atau pun konsumtif. Karena dana yang diberikan mulai dari 500 ribu hingga 50 juta maka jangka waktu pelunasan mulai dari 3 bulan, 6 bulan, dan 1 tahun, dan tidak bisa diperpanjang. Akad yang digunakan sama dengan akad di pegadaian yaitu Rahn (sewa). Syarat yang ditentukan hanya photocopy KTP dan emas fisik.

4. Mikro 2 iB Hasanah

Pinjaman pada produk ini minimal 5 juta hingga 50 juta dan jangka waktu pelunasan mulai 6 bulan sampai 36 bulan. Mikro 2 iB Hasanah bisa digunakan untuk tujuan modal usaha atau investasi maupun pembiayaan konsumtif. Syarat yang harus dilengkapi untuk mengajukan pembiayaan ini adalah photocopy KTP, photocopy KK, surat keterangan usaha, dan bukti kepemilikan agunan.

5. Mikro 3 iB Hasanah

Seperti produk-produk di atas, produk ini juga bertujuan untuk modal usaha namun bisa juga untuk tujuan konsumtif dengan jumlah pembiayaan mulai dari 50 juta hingga 500 juta. Lama pinjaman mulai dari 6 bulan hingga 36 bulan dengan persyaratan yang perlu dilengkapi adalah photocopy KTP, photocopy KK, surat keterangan usaha, dan bukti kepemilikan agunan.

Persyaratan pinjaman di BNI syariah


1. Wirausaha iB Hasanah

a. Warga negara Indonesia

b. Pengalaman usaha dua tahun

c. Indentitas diri KK atau KTP

d. Legalitas usaha (khusus perusahaan)

e. Bukti kepemilikan agunan

f. Surat keterangan usaha dari lurah/kecamatan khusus untuk pembiayaan sampai dengan 150 juta

g. NPWP (perorangan/perusahaan)

h. Tidak ada catatan buruk pada bank

i. Jika ada potocopy rekening bank 6 bulan terakhir

j. Biaya administrasi (ringan)

k. Asuransi (ada)

l. Notaris/materai (sesuai keperluan)





2. Usaha Kecil iB Hasanah

a. Warga negara Indonesia

b. Pengalaman usaha dua tahun

c. Indentitas diri KK atau KTP

d. Legalitas usaha (khusus perusahaan)

e. Bukti kepemilikan agunan

f. Surat keterangan usaha dari lurah/kecamatan khusus untuk pembiayaan sampai dengan 150 juta

g. NPWP (perorangan/perusahaan)

h. Tidak ada catatan buruk pada bank

i. Jika ada potocopy rekening bank 6 bulan terakhir

j. Biaya administrasi (ringan)

k. Asuransi (ada)

l. Notaris/materai (sesuai keperluan)

3. Rahn Mikro 2 & 3

a. Warga negara Indonesia

b. Indentitas diri KK atau KTP

c. Bukti kepemilikan agunan

d. Tidak ada catatan buruk pada bank

e. Jika ada potocopy rekening bank 6 bulan terakhir

f. Biaya administrasi (ringan)

g. Asuransi (ada)

h. Notaris/materai (sesuai keperluan)

Sebelum kita memutuskan untuk meminjam dana kita harus tahu apa yang kita butuhkan dan sesuai dengan kemampuan kita sehingga produk yang diberikan oleh BNI syariah tepat. Setelah itu kita lengkapi semua persyaratan lalu datang ke kantor BNI syariah terdekat. Di BNI syariah kita akan bertemu dengan costumer service yang akan membantu kita memudahkan peminjaman dana di BNI syariah. Dalam memilih produk kita harus cermat dan tepat agar cicilan terbayar lunas dan tepat waktu. Sebagai BONUS, saya tampilkan mengenai tabel angsuran pinjaman bni syariah terbaru dibawah ini
Tabel angsuran pinjaman bni syariah terbaru tanpa jaminan maupun dengan jaminan bpkb, sertifikat rumah atau tanah, emas dll

Thanks for reading & sharing Contoh Usaha Kecil Kecilan Dirumah

Previous
« Prev Post

Artikel Terbaru

Recent Posts Widget